hitekno.com - Nasi menjadi makanan pokok orang Indonesia dan tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di Indonesia sendiri, memasak nasi adalah sesuatu yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Umumnya, orang-orang akan memilih menggunakan rice cooker dalam memasak nasi.
Belum lama ini, sebuah produk yang diklaim dapat membantu untuk memasak nasi beredar di media sosial. Namun, bukannya membantu, iklan produk tersebut malah memicu kekesalan netizen.
Lewat video yang diunggah oleh akun @AfricanDynasty3, tampak sebuah produk yang berbentuk mirip daun dan merupakan saringan.
"Berhenti menyia-nyiakan makanan. Dengan Hygo's Rice Leaf menyaring nasi menjadi lebih mudah," tulis kalimat dalam video tersebut.
Meski sepintas tidak ada yang salah dengan saringan tersebut, netizen pun langsung ramai menyoroti penampakan nasi yang harus disaring.
Pasalnya, bukannya digunakan untuk membantu menyaring beras saat dicuci, terlihat jika nasi yang sudah matang tersebut masih terendam air.
"Jika kau harus menyaring nasimu, kau tidak tahu cara membuat nasi secara benar," komentar akun yang mengunggah video tersebut.
"Kenapa kau tidak beli saja rice cooker."
"Ini pasti digunakan untuk menyaring beras saat dicuci SEBELUM dimasak," tegas netizen.
"Mencuci beras sebelum dimasak itu normal. Mencuci nasi itu tidak normal!"
Di sisi lain, ada juga yang membela video tersebut dan menjelaskan cara memasak nasi di negara lain.
"Budaya yang berbeda memasak nasi dengan cara berbeda. Ada yang memilih untuk membuang air tajin lebih dulu baru melanjutkan memasak, ada yang tidak."
Kalau menurutmu bagaimana? Pernah melihat nasi dimasak dengan cara ini?(Guideku.com/ Amertiya Saraswati)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih