hitekno.com - Netfilx bukan satu-satunya layanan video streaming yang menawarkan tontonan menarik, ada pula Hooq. Layanan Hooq sendiri telah resmi masuk ke Tanah Air.
Sayangnya layanan Hooq masih belum mampu menyainginya, bahkan kabarnya akan ditutup.
Hooq Digital, perusahaan penyedia jasa video streaming milik operator telekomunikasi Singapura, Singapore Telecommunication (Singtel) mengumumkan akan segera bubar, demikian diwartakan Reuters, Jumat (27/3/2020).
Hooq, yang juga tersedia di Indonesia dan bersaing dengan layanan seperti Netflix, Iflix, dan Viu, akan dilikuidasi.
Hal ini karena dinilai tak mampu bertumbuh sesuai target dan pendapatannya sangat kecil sehingga bahkan tak bisa menutup biaya produksi.
Dalam perkembangannya Hooq gagal meraih banyak pemirsa dan pelanggan karena tak mampu melawan dominasi Netflix, raksasa asal Amerika Serikat yang memiliki lebih banyak konten dan dengan demikian banyak pelanggan di Asia Tenggara.
Hooq sendiri adalah bagian dari segmen bisnis gaya hidup digital Singtel, sebagai upaya dari operator itu untuk mencari ceruk pendapatan lain di luar bisnis tradisionalnya.
Belum diketahui kapan layanan Hooq akan efektif berakhir menayangkan konten-kontennya.
Seperti apa nantinya nasib layanan Hooq ini? Adakah layanan video streaming lainnya yang bisa melawan Netflix? (Suara.com/ Liberty Jemadu).
Berita Terkini
-
Mengapa Video Instagram Tidak Selalu Bisa Diunduh? Ini Penjelasan Teknisnya
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger