hitekno.com - Pesona dari anggota girlband dan juga idol Kpop, Irene, ternyata tak luput dari perhatian supir truk. Buktinya lukisan Irene justru dipilih untuk dijadikan "maskot" di bak truk sehingga membuat netizen serta orang-orang ikut salfok.
Dalam lukisan di bak truk, leader Red Velvet itu tampak begitu cantik dan memesona seperti biasa.
Seorang akun netizen bernama @baekyungi329 membagikan perbandingan gambar Irene yang dilukiskan penggemar di China dan Indonesia.
Ia membagikan dua gambar dengan caption bertuliskan "China Irene Bar vs Indonesia Irene Bar".
Thread yang dibagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 11 ribu Retweet dan 22 ribu Like.
Tak hanya itu, beberapa netizen justru salfok dengan tulisan pada samping lukisan Irena di bak truk.
Jika penggemar KPop di China menuangkan gambar Irene dengan cukup eksklusif di bus, lain halnya dengan penggemar di Indonesia.
Meski hanya dilukiskan di belakang bak truk, namun tampaknya pesona Irene justru menjadi penyemangat tersendiri di kalangan supir truk penggemar KPop.
Netizen menjadi salfok karena tulisan di samping Irene menunjukkan arti sebuah kesetiaan.
Terdapat pula caption di bawah truk bertuliskan "Nakal tapi Alim" dan "Jujur Daripada Munafik".
Lukisan idol KPop cantik di bak truk ini mendapatkan beragam komentar kocak dari netizen.
"Aku mendukung penuh Indonesia Irene Bar (emoticon menangis),"
"Ngakak, itu truknya orang Madura pasti. Esto da 'ka settong eat artinya setia pada satu hati (emoticon bahagia)," tulis @404nikma.
Itulah tadi lukisan Idol KPop bernama Irene di belakang bak truk sehingga membuat netizen salfok dan viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia