Jum'at, 27 Mei 2022
Agung Pratnyawan : Sabtu, 11 April 2020 | 16:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Sempat beredar pesan berantai di aplikasi chat WhatsApp yang mengklaim arus angin bisa membawa penyakit atau wabah. Benarkah kabar ini?

Masa pandemi corona Covid-19 membuat masyarakat ingin mengetahui segala informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi terkini. Namun, tidak semua informasi tersebut benar, sehingga kita harus pintar dalam memilahnya.

Seperti sebuah pesan berantai yang dibagikan melalui WhatsApp ini.

"Kenapa kita dianjurkan untuk makai masker di tgl 10-12 April
“URGENT"

Sebagai informasi dari Bpk Dir-RS Fatmawati bahwa 3 hari kedepan diusahakan seluruh anggota keluarga masing2 diam di Rumah! Harap tidak keluar rumah, walau hanya untuk berjemur, kalau tidak sangat terpaksa..

Karena dalam 3 hari kedepan, Arus angin dari Utara ke arah Selatan yang membawa wabah (penyakit) akan melewati Indonesia menuju Australia.

Tolong diinformasikan kpd teman2 yg tidak ada di grup ini...

Terimakasih..."

Informasi hoaks (WhatsApp)

Penjelasan

Hasil cek fakta Suara.com, Informasi dalam pesan berantau ini pun dibantah oleh BMKG yang menyatakan bahwa pesan tersebut hoaks.

"Informasi yang menyatakan akan ada angin utara menuju selatan membawa wabah penyakit, hal tersebut dapat dipastikan bukan berasal dari BMKG dan isi informasi tersebut #hoax serta tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," cuit BMKG pada Kamis (9/4/2020).

BMKG pun menjelaskan saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada peralihan musim hujan menuju musim kemarau sehingga sirkulasi angin tidak lagi di dominasi angin dari utara (dari Benua Asia).

"Bahkan, di beberapa wilayah di bagian selatan Indonesia kini sudah mulai berhembus angin dari timur-selatan (dari Benua Australia)," sambung mereka.

Kesimpulan

Informasi mengenai arus angin dari utara ke arah selatan yang membawa wabah penyakit tidak benar. Pesan tersebut merupakan hoaks yang dapat membuat masyarakat panik dalam kondisi seperti ini.

Itulah hasil cek fakta pada pesan berantai yang mengklaim arus angin bisa membawa wabah penyakit yang ternyata tidak benar. (Suara.com/ Rosiana Chozanah).

BACA SELANJUTNYA

Setiap Tahun, Konsentrasi Gas Rumah Kaca di Atmosfer Indonesia Terus Naik