hitekno.com - Mencegah terjadinya penipuan terhadap pelanggannya, Amazon dikabarkan tengah menguji coba penggunaan panggilan video call untuk memverifikasi identitas pedagangnya yang akan menjual di situs webnya
Rencana ini merupakan salah satu strategi baru untuk melawan penipuan tanpa pertemuan langsung di tengah pandemi ini.
Dilansir dari laman Reuters, Amazon mengatakan hal ini sudah dimulai awal tahun ini dan memasukkan agenda janji temu langsung dengan calon penjual.
Platform e-commerce terbesar di dunia ini sudah lama menerapkan pengawasan bagaimana produk yang dijual di platformnya dijamin asli dan aman.
Pasalnya, pemalsuan telah membuat frustasi label-label papan atas seperti Apple dan Nike membuat sebagian orang segan menjual melalui Amazon.
Pemeriksaan wawancara melalui video call ini telah dilakukan oleh Amazon dengan lebih dari 1.000 pelamar pedagang yang berbasis di China, Amerika Serikat, Inggris hingga Jepang.
Pengawasan super ketat oleh Amazon ini sepertinya mempersulit beberapa penjual di China.
Pasalnya penjual di China banyak yang bermain nakal dan telah mendaftarkan banyak akun menggunakan jaringan internet pribadi atau tagihan palsu.
Pedagang yang berbasis di China sendiri menyumbang 40 persen dari 10.000 penjual yang ada di Amazon di pasar Eropa, menurut perusahaan Marketplace Pulse.
Berita Terkini
-
Mengapa Video Instagram Tidak Selalu Bisa Diunduh? Ini Penjelasan Teknisnya
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger