hitekno.com - YouTuber Ferdian Paleka ditangkap polisi jadi sorotan netizen. Kepolisian menangkap pria ini saat hendak melarikan diri melalui Pelabuhan Merak.
Informasi YouTuber Ferdian Paleka ditangkap tersebut disampaikan David Cahyadi, Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPC Bandung lewat postingannya di Instagram.
Ia turut mengunggah potret Ferdian Paleka yang mengenakan kaos abu-abu. Wajahnya tampak lesu, jauh berbeda dengan kepercayaan diri yang ditunjukkan selama ini.
"Apresiasi tinggi pada pihak kepolisian. Tunggu kelanjutannya, FP (Ferdian Paleka). Ini baru permulaan," tulisnya pada Jumat (8/5/2020).
Foto YouTuber Ferdian Paleka ditangkap yang baru diunggah beberapa jam yang lalu ini sudah disukai hampir 10 ribu pengguna Instagram.
"Bravo tim Prabu," tulis model seksi Jelly Jelo di kolom komentar.
"Akhirnya ketangkep juga. Mukanya kok lesu? Gak mau bilang ‘tapi bohong kan?’," ledek akun @feni_fei.
"Mantap, biar jera manusia enggak punya hati ini," timpal lainnya.
Sebelum Ferdian Paleka, salah satu temannya yang juga terlibat dalam video prank tersebut juga telah diamankan pada 6 Mei 2020. Sambil menyesali perbuatannya, ia pun meminta maaf.
"Kepada seluruh masyarakat yang terganggu akan video itu, saya minta maaf yang sedalam-dalamnya. Bagi pihak yang dirugikan, kami minta maaf," ujarnya dalam video yang diunggah David.
Mengenai ancaman pidana, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri, mengatakan pelaku bisa dijerat pasal 51 ayat 2 dan 45 ayat 3 UU ITE.
"Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," demikian keterangan Indra dikutip dari akun Twitter @twitkabarjabar.
Itulah kabar YouTuber Ferdian Paleka ditangkap polisi yang tengah jadi sorotan netizen di media sosial. (Suara.com/ Rena Pangesti).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi