hitekno.com - Video TikTok milik seorang netizen baru-baru ini mencuri perhatian hingga viral di Twitter. Dalam video tersebut, netizen ini mengungkap 3 sekolah termahal di Indonesia yang harga per tahunnya mencapai ratusan juta rupiah.
Terungkapnya 3 sekolah termahal di Indonesia ini usai video TikTok tersebut diunggah ke Twitter melalui akun @kegblbnunfaedh pada Rabu (6/5/2020) lalu.
"Jiwa kemiskinanku bergejolak mendengar ini" cuit akun @kegblgnunfaedh.
Dalam video TikTok ini, seorang pria mengungkap 3 sekolah termahal di Indonesia. Ketiga sekolah dengan biaya mahal ini semuanya berada di Jakarta dan sekitarnya.
Di urutan pertama dalam kategori sekolah termahal di Indonesia ada Jakarta Multicultural School di Tangerang Selatan. Sekolah swasta ini memakan biaya Rp 132 juta per tahun. Biaya ini termasuk biaya SPP dan uang pengembangan.
Pada urutan tertinggi sebagai sekolah termahal di Indonesia adalah British School Jakarta di Tangerang Selatan dengan biaya per tahun Rp 325 juta. Biaya ini sudah termasuk biaya buku, stationary, SPP, dan biaya pendaftaran.
Terungkapnya 3 sekolah termahal di Indonesia ini langsung saja memicu berbagai komentar netizen usai video TikTok ini viral di Twitter.
"Ya Allah mahal banget, mending buat beli seblak" tulis netizen dengan akun @SendiriDibumi_.
"Sekolahku dulu murah aja masih nunggak-nunggak bayarnya" komentar akun Twitter @sendaaljeepit.
"Gue bisa sekolah udah Alhamdulillah bro" balas akun @nighthowlers_.
Viral di Twitter, unggahan mengenai 3 sekolah termahal di Indonesia ini telah ditonton sebanyak 463 ribu kali dan mendapat lebih dari 3.700 retweets.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi