hitekno.com - Selama pandemi ini, Google dan Facebook telah memberlakukan kerja dari rumah atau Work From Home bagi karyawannya. Dan kebijakan ini akan diperpanjang lagi.
Google dan Facebook telah mengatakan kepada sebagian besar karyawan untuk tetap bekerja dari rumah, selama sisa tahun ini sebagai bagian dari tanggapan oleh raksasa teknologi terhadap pandemi virus corona (Covid-19) yang mematikan.
Sebagaimana dilansir laman Daily Mail, Minggu (10/5/2020), Kepala eksekutif Sundar Pichai mengatakan kepada staf Google di sebuah pertemuan dengan semua pihak bahwa kebijakan kerja jarak jauh akan diperpanjang hingga 2021.
Berita itu muncul setelah laporan bahwa Facebook juga mengizinkan para pekerja melakukan pekerjaan mereka dari jarak jauh, selama sisa tahun ini.
Karyawan Google yang perlu kembali ke kantor untuk melaksanakan tugasnya, baru bisa memulainya pada Juni atau Juli mendatang, dengan langkah-langkah keamanan tambahan karena masalah virus Corona.
CEO Google Sundar Pichai sebelumnya mengatakan bahwa pekerja akan terus bekerja dari rumah hingga 1 Juni mendatang.
Rencana Facebook yang diperbarui adalah membuka kembali kantor pada awal Juli, tetapi membiarkan orang bekerja dari rumah jika mereka menginginkannya hingga 2021.
Hal ini diungkap perusahaan mengatakan kepada karyawan dalam memo internal, dikutip laman The Information.
Raksasa media sosial itu mengatakan bahwa ia masih dalam proses menentukan karyawan mana yang perlu hadir di kantor.
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan pada April lalu bahwa perusahaan itu membatalkan berbagai acara yang dihadiri oleh lebih dari 50 orang hingga Juni 2021.
Itulah kebijakan Google dan Facebook, meski sudah buka kantor kembali namun sebagian besar karyawan masih menjalani kerja dari rumah atau Work From Home. (Suara.com/Dythia Novianty).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia