hitekno.com - Seperti yang dilaporkan oleh Digital Trends, sebuah studi mengungkapkan aplikasi media sosial WeChat tengah memata-matai orang asing di luar China.
WeChat, aplikasi milik raksasa internet China, Tencent, adalah aplikasi sosial paling populer di China. Aplikasi ini juga digunakan di luar China, dengan jumlah pengguna mencapai 1 miliar di seluruh dunia.
Studi yang digelar Citizen Lab, lembaga peneliti siber dari Universitas Toronto, Kanada, menemukan bahwa WeChat memantau pesan-pesan yang dikirim dan diterima oleh pengguna dengan nomor telepon di luar China.
Data-data komunikasi dari nomor-nomor luar China tersebut kemudian dikirim ke algoritma sensor milik Beijing untuk membangun pusat data yang digunakan untuk menyensor akun-akun warga China.
Meski demikian Citizen Lab menekankan bahwa mereka belum menemukan bukti bahwa aksi pemantauan oleh WeChat terhadap pengguna di luar China itu atas arahan Beijing.
Menanggapi temuan ini, Tencent mengatakan akan menindaklanjuti dengan serius, karena "privasi pengguna dan keamanan data" merupakan nilai-nilai utama yang dijaga perusahaan.(Suara.com/Liberty Jemadu)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih