Kamis, 16 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini : Senin, 18 Mei 2020 | 11:56 WIB

Hitekno.com - Tawon atau lebah memiliki senjata sengatan untuk melindungi dirinya jika merasa terancam. Tak hanya sesama hewan, lebah juga menyengat manusia. 

Salah satunya seperti dialami oleh bocah SD yang izin tidak masuk sekolah karena tersengat tawon. Ia menuliskan surat izin tersebut kepada wali kelasnya namun menggunakan bahasa yang cukup lucu khas anak-anak.

Surat tersebut dibagikan kembali oleh akun Twitter @Noval70399471 pada 14 Mei. Pemilik akun mengunggah foto seorang bocah SD mengenakan seragam dan jilbab putih serta surat yang ditulisnya. Bocah SD itu diketahui bernama Jonea.

Surat itu diketahui ditulis pada tahun 2019. Isi surat tersebut berbunyi, "Assalamualaikum wr.wb, surat ijin. Nama: Jonea. Hari Selasa tanggal 30 bulan April tahun 2019. Jonea tidak masuk sekolah dikarenakan saat saya ingin sholat subuh kaki saya dientop tawon. Dan jika saya gerakan kaki saya akan terasa sakit atau maksengkring. Mohon ibu guru beri izin. Terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb."

Surat tersebut menarik perhatian warganet karena penggunaan kata "maksengkring" yang ditulis bocah itu dinilai cukup lucu. Manurut salah satu warganet, maksengkring yang dimaksud adalah kondisi ketika area yang disengat tawon terasa berdenyut sakit.

"#Innalillahi dek, tawonnya jahat," tulis pemilik akun @Noval70399471 dalam kolom keterangan.

Postingan warganet surat izin sakit. [Twitter]

"Pas kata 'maksengkring' penulis mengajak pembaca merasakan yang dia alami," tulis akun @sekarutaami.

"Monmaap maksengkring apa ya wkwk," komentar @pipittrianisa.

"Sama persis kayak aku. Aku pernah nginjek 3 tawon waktu subuh. Emang rasanya maksengkring wkwk," ungkap @sotosalak.

"Jujur banget adek ini masya Allah. Maksengkring yo dek," tambah @heyraaraa.

"Udah anjlok ini humorku bacanya wkwkw," cuit @telolet17.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)