hitekno.com - Minggu (18/5/2020), akun Twitter Kementerian Ketenagakerjaan mengunggah lagu mudik yang dinyanyikan oleh para menteri Kabinet Indonesia Maju. Bukannya mendapat pujian, netizen justru menyerang akun Kemnaker.
Video lagu mudik yang dinyanyikan para menteri ini diunggah pertama kali oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui akun Twitter @KemnakerRI dan menjadi viral di Twitter.
''Di tengah pandemi #COVID19 saat ini, #TidakMudik adalah pilihan terbaik untuk kebaikan kita bersama. Enggak mudik, tetap asik'' cuit akun @KemnakerRI.
Dalam video berdurasi 55 detik, lagu yang menyarankan untuk tidak mudik yang dinyanyikan oleh para menteri dan staf Kepresidenan ini berjudul 'Lagu Mudik'.
Direkam secara terpisah, nama-nama para menteri dan staf seperti Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi,, Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko, hingga Menteri Perhubungan RI Budi Karya.
Berisi pesan positif, video lagu mudik yang dibuat para menteri dan staf Kepresidenan ini justru mendapat berbagai komentar pedas dari netizen yang justru menyerang akun Kemnaker.
''Ini pada ngapain sih bapak-bapak ibu-ibu yang terhormat? Bukannya nggak menghargai, tapi tolong dikerjakan yang proper'' balas @dr_tompi.
''Genre apa ini pak?'' komentar akun Twitter @_geraldgerald_.
''Indies sekali, tapi mohon maaf belum bisa menandingi mahakarya Pak Wiranto 'Nggak mudik nggak papa''' ungkap netizen pemilik akun @irfan_hf.
''Iya nggak papa nyanyi-nyanyi aja, ngurusin negara yang kena corona emang bikin pusing ya Pak/Bu. Cuma enggak berguna sih nyanyi-nyanyi juga'' tulis netizen dengan akun Twitter @abbi_rahmani.
Viral di Twitter, video lagu mudik yang dinyanyikan para menteri dan staf Kepresidenan ini telah ditonton sebanyak lebih dari 607 ribu kali oleh netizen.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series