hitekno.com - Zoom, aplikasi video conference yang saat ini sedang populer. Aplikasi Zoom ini mendapatkan sorotan publik terkait soal keamanan.
Aplikasi Zoom ini tengah populer banyak digunakan dalam rangka Work From Home (WFH). Juga digunakan untuk belajar online oleh para siswa.
Namun sayangnya tak sedikit kejadian yang membuat pengguna khawatir pada sistem keamanan aplikasi video conference ini.
Di awal popularitasnya, banyak yang menyoroti lemahnya sistem keamanan di aplikasi Zoom. Namun seiring berjalannya waktu, Zoom mulai memperbaiki diri.
Sorotan pada lemahnya sistem keamanan aplikasi Zoom ini mencuat setelah banyaknya kasus Zoombing yang terjadi hingga kasus keamanan data pribadi.
Kabar paling baru, aplikasi video conference ini telah meningkatkan kembali sistem keamanannya. Terutama untuk para pengguna yang berbayar.
Dikutip HiTekno.com dari The Verge, aplikasi Zoom tidak berencana untuk meningkatkan keamanan untuk semua akun. Peningkatan ini hadir secara eksklusif.
Bahkan termasuk pengguna gratis tetap bisa mendapatkan peningkatan keamanan jika memenuhi syarat untuk melakukan panggilan yang lebih aman.
Namun sayangnya, hingga kini belum diketahui kapan peningkatan sistem keaamanan pada aplikasi Zoom ini akan diluncurkan.
Namun yang dapat diketahui, Zoom akan menggunakan pendekatan enkripsi end-to-end yang menjamin keamanan pengguganya.
Pihak Zoom menyampaikan mereka telah memulai menerbitkan rancangan baru dari sistem kriptografi yang meng-enkripsi dari panggilan video di aplikasinya.
Buat para pengguna aplikasi Zoom kabar ini pasti akan jadi berita baik. Terutapa pengguna aplikasi video conference versi berbayar dari Zoom.
Apakah kamu termasuk pengguna aplikasi Zoom juga? Pengguna versi gratis atau berbayar, pastinya menginginkan peningkatan sistem keamanan.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi