hitekno.com - Beredar postingan di media sosial dengan foto Wakil Presiden Maruf Amin berisi narasi yang mengklaim buzzer dipelihara oleh negara. Tentu saja menjadi sorotan hingga viral di media sosial.
Lebih lanjut, postingan ini memakai narasi yang mengklaim kalau buzzer dipelihara negara sedangkan anak terlantar dan fakir miskin dipelihara tetangga.
Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Putra Inka. Berikus isi narasi dalam foto:
"Buzzer RP dipelihara negara anak telantar dan fakir miskin dipelihara tetangga kuncen surga dan neraka."
Dalam statusnya, akun tersebut juga membuat narasu yang isiya seperti berikut:
"Ketika beliau tahu keadilan itu tidak ada, tapi beliau diam karena jabatan biar aman. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
Benarkah narasi Maruf Amin mengatakan seperti itu?
Berdasarkan penelusuran dan cek fakta Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Rabu (17/6/2020), narasi berisi Maruf Amin menyebut buzzer dipelihara negara sementara anak telantar dan fakir miskin dipelihara tetangga adalah narasi yang salah.
Pencarian mengenai pernyataan Maruf Amin seperti narasi dalam gambar tidak ditemukan.
Gambar yang digunakan oleh akuntersebut merupakan gambar hasil suntingan. Gambar Maruf Amin itu merupakan hasil jepretan fotografer Kumparan.com bernama Fitra Andrianto dan telah digunakan di sejumlah artikel Kumparan.com.
Selain itu, foto tersebut juga digunakan pada artikel berjudul 'Ma'ruf soal Jokowi Tak Pilih Kader NU: Wabillahi Taufiq Wal Hidayah' yang tayang pada 8 Agustus 2018.
Dalam berbagai artikel tidak ditemukan pernyataan Maruf Amin seperti narasi dalam gambar.
Kesimpulan
Dari penjelsan cek fakta di atas, dapat disimpulkan narasi Maruf Amin menyebut buzzer diperlihara negara sementara anak telantar dan fakir miskin dipelihara tetangga adalah klaim yang tidak benar.
Narasi postingan tersebut masuk dalam kategori manipulated content atau konten yang dimanipulasi. (Suara.com/ Chyntia Sami Bhayangkara).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih