hitekno.com - Iseng pada teman sendiri adalaha sesuatu yang wajar, seperti salah satu netizen ini yang menjual temannya di situs belanja online. Alasannya menjual temannya sendiri karena dirinya memiliki sikap yang terlalu random dan absurd.
Tak disangka tawarannya ini membuat salah satu pembeli tertarik, tapi alasannya malah bikin netizen ngeri.
Dibagikan oleh netizen yang tak diketahui identitasnya melalui akun Twitter @txtdarionlshop pada 18 Juni, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar berisi percakapan pesan dalam salah satu aplikasi e-commerce.
Dalam isi pesan tersebut, terlihat seorang pembeli yang menanyakan ketersediaan dengan menyertakan tautan penjual yang ingin menjual temannya. Dalam tautan tersebut terlihat seorang lelaki tengah duduk dan memegang ponsel. Pada judul produk tertulis, "Dijual, teman terlalu random dan absurd" seharga Rp 99.000.
Selain bertanya, pembeli tersebut juga memberikan alasan mengapa ia ingin membeli temannya tersebut.
"Hi! Masih ada nggak? Saya butuh buat tumbal proyek," tanya pembeli.
Tak disangka, pertanyaan itu dijawab oleh penjual dan menyuruhnya untuk melakukan pembayaran.
"Masih ada kak, tinggal check out aja," jawab penjual.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 557 kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar.
"Ini ntar temennya dikirim pake apaan ya, kalau dibanting-banting sama kurir gimana," tulis akun @Daldacookie.
"Takut beneran temen gue jadi tumbal nanti," komentar @apsMayy.
"E-commerce adalah dark web yang bisa diakses oleh semua kalangan," tambah @beasfender.
"Bisa-bisanya nyari tumbal di e-commerce," ungkap @pusinqq.
"Jadi inget pernah jual temen juga wkwk," cuit @IbrahimGeee.
Unggahan viral yang menjual teman di situs belanja online ini lantas viral di Twitter dan mendapatkan beragam respon dari netizen. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih