hitekno.com - Tak selamanya mudah, mencari pekerjaan di zaman modern ini juga ada susahnya, mengingat pelamar harus mempertimbangkan syarat pada perusahaan di lapangan kerja.
Belum lama ini, netizen menemukan persyaratan tidak masuk akal dalam sebuah lowongan pekerjaan.
Pasalnya, maksimal usia yang diminta tidak sejalan dengan pengalaman minimum. Dibagikan oleh pemilik akun Twitter @GhefiGhefi pada 3 Agustus, pemilik akun mengunggah gambar layar memperlihatkan deretan syarat wajib sebuah lowongan pekerjaan.
Terlihat, empat syarat wajib yang harus dipenuhi pelamar sebelum mengirim CV atau daftar riwayat hidup. Syarat pertama, tertulis bahwa mininum pendidikan pelamar harus S1 atau gelar sarjana, kemudian pelamar juga harus berjenis kelamin lelaki dengan usia maksimal 35 tahun.
Namun, syarat keempat tertulis pengalaman minimum pelamar harus 75 tahun. Hal itu pun menjadi sorotan warganet karena bagaimana mungkin seseorang memiliki pengalaman minimum 75 tahun, dengan umur maksimal 35 tahun.
"Susah emang kerja jaman sekarang," tulis pemilik akun @GhefiGhefi dalam kolom keterangan.
"Itu yang nulis lowongan lagi mabok apa," tulis akun @Maddisucul.
"Pengalaman minimum 75 tahun tapi umur maksimal 35 tahun gimana tuh," komentar @litt3m.
"Wkwkwk ngakak. Zaman embrio udah harus ngirim CV ini mah," tambah @frissianflag.
"Mau nyari kerja biar dapet pengalaman, eh rata-rata persyaratan kerja minimal punya pengalaman," ungkap @syutipehhh.
"Maksimal usia 35, minimum pengalaman 75. Sudah bekerja semenjak menjadi telur dalam ovum ibu," cuit @Icha468.
Unggahan potret persyaratan pekerjaan yang tak biasa ini lantas viral di Twitter dan mendapatkan lebih dari 61 ribu likes. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia