hitekno.com - Aktivitas jual beli online tentunya harus dilakukan dengan hati-hati dan sebaiknya membaca deskripsi barang yang dijajakan. Seorang pembeli online yang emosi ini justru bikin netizen geli setelah tahu penyebabnya.
Dari komentar sang penjual, rupanya pembeli online tersebut tak membaca kolom deskripsi sehingga asal memberi bintang satu.
Akun fanspage Facebook Kementrian Humor Indonesia memberikan postingan mengenai screenshot keluhan pembeli online yang dibagikan oleh akun Dodik T.
Postingan itu menarik perhatian netizen lain setelah mendapatkan lebih dari 2.600 Like dan ratusan komentar.
Gokil dan kocak abis, postingan juga telah dibagikan lebih dari 280 kali.
Dalam postingan, terlihat seorang pembeli online yang marah-marah karena rasa kuaci tidak enak.
Ia merasa kuaci yang didapatkan justru terlalu keras sehingga tidak enak untuk dikonsumsi.
"Kuaci apa ini alot dan tidak enak rasanya? Mending beli di Indom*r*t," kata salah seorang pembeli online sembari memberikan rating bintang satu.
"Be smart buyer please. Kakah tuh beli di Pet Shop, bukan toko makanan. Jelas-jelas di deskripsi juga tertulis itu untuk HAMSTER (emoticon tertawa). Lagipula mana ada kuaci untuk cemilan orang dijual murah dapat segitu banyak. Makanya lain kali kalau memang nggak ngerti tanya dulu atau RAJIN BACA. Selamat menikmati!" respon sang penjual dengan kalimat cukup kocak.
Banyak netizen yang merasa miris sekaligus geli sehingga memberikan beragam komentar.
"Sekalian aja lu makan Whiskas pakai nasi biar kenyang," komentar Dicky Darmawan.
"Indonesia darurat literasi," pendapat Miftahul Jannah.
"Aneh emang kebanyakan orang indonesia tuh ga mau baca kalo beli online, seharusnya yang teliti. Aku pernah baca juga di toko online konsumen ngasih bintang satu, katanya kekecilan, padahal udah disebutin ukurannya," tulis Kyoko Rin.
Itulah tadi keluhan pembeli online sehingga bikin netizen geli, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia