hitekno.com - Netizen dibuat heboh dengan penampakan kado yang viral di media sosial. Bagaimana tampak luar dan isinya bikin netizen ngakak.
Penampakan kado ini diunggah diunggah akun @RecehNyaFacebok, Kamis (20/8/2020). Konten tersebut sontak viral di media sosial karena dinilai lucu dan kreatif oleh sejumlah netizen.
Dalam unggahan tersebut, @RecehNyaFacebok menampilkan dua buah foto tangkapan layar status WhatsApp seseorang bernama Jowan Tt.
"Gue pikir kemarin juga kipas angin," tulisnya.
Foto pertama postingan ini memperlihatkan sebuah bungkusan kado. Si pemilik awalnya mengira isi bungkusan kado ini adalah kipas angin.
Tidak salah. Dilihat dari bentuknya, bentuk bungkusan kado tersebut memang tampak seperti kipas angin berdiri.
Setelah kado dibuka, isinya ternyata berbeda. Tidak seperti dugaan si penerima kado.
"Gue kira kipas angin. Punya teman gak ada akhlak," ungkapnya.
Pada foto yang kedua, tampak isi kado tersebut adalah beberapa peralatan rumah tangga kecil-kecilan yang bentuknya disusun menyerupai kipas angin.
Hingga tulisan ini dibuat, unggahan @RecehNyaFacebok tersebut telah diretweets lebih dari 557 kali dan disukai lebih dari 1.900 pengguna Twitter.
Unggahan tersebut pun tak luput dibanjiri komentar dari netizen.
"Ketawa banget sampe lama hahaha," tulis pemilik akun @nananaw.
Disamping itu, mereka juga memuji si pengirim kado yang idenya dinilai sangat kreatif.
"Lulusan S3 dalam urusan packing memacking," timpal akun @ginting051
Itulah penampakan kado yang viral di media sosial. Nampak sekilas seperti kipas angin, namun ternyata isinya beda. (Suara.com/ Hernawan).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi