hitekno.com - Sebuah hinaan dan pandangan remeh dari orang lain biasanya dapat membuat seseorang menjadi lebih kuat. Seorang cowok yang mengaku dulu sering dibully ini bertransformasi sehingga membuat netizen salfok.
Bahkan tampilannya bisa dibilang 180 derajat dibandingkan dengan kondisi dirinya ketika masih dibully saat ada di bangku sekolah.
Akun TikTok @bagusprasetyon membagikan transformasi dirinya ketika dulu pernah dibully dan tampilannya sekarang yang dianggap netizen mirip "Oppa Korea".
"Balasan terbaik untuk orang yang menghina kita adalah dengan kesuksesan dan jauh lebih baik," tulis @bagusprasetyon pada deskripsi videonya.
Postingan video yang dibagikan viral di TikTok setelah mendapatkan lebih dari 11,8 juta View dan 660 ribu Like dari netizen.
"Ini aku yang dulu (tahun 2013) masih berdiri di kelas 1 SMK. Dulu aku emang nggak punya teman di kelas. Sering sendirian kalau di kantin. Sering diejek: alay, jerawatan, item (kalau lewat di depan teman). Aku selalu sabar dan nggak pernah ngomong siapa pun kalau aku sedih atau diejek. Aku selalu yakin semua akan indah pada waktunya," kata @bagusprasetyon pada postingannya.
Pada video selanjutnya, ia menceritakan bahwa dirinya sempat punya kulit dekil karena sering panas-panasan saat bermain layangan atau mencari ikan di sungai.
Namun cowok tersebut membagikan foto transformasi dirinya yang berbeda 180 derajat.
Kini @bagusprasetyon menjadi influencer TikTok dan memiliki ratusan ribu follower baik di platform tersebut maupun di Instagram.
"Eh busyet, yang sekarang malah mirip Oppa Korea," komentar @kaybaskay.
"Berarti gua harus dibully dulu biar cakep, soalnya kagak ada yang mau bully gue di sekolah," canda @jombloitusaya.
"Pasti ini gara-gara suka Korea deh, yakin," pendapat @jungjaehyuun_.
"Eh itu beneran cakep banget," kata @calme_ocha
Untuk melihat video viral mengenai transformasi cowok ganteng mirip Oppa Korea yang bikin netizen salfok, kalian bisa mengunjungi link ini.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih