hitekno.com - Viral video TikTok bagaimana seorang gadis nangkis kecer mendapati skincare mahal miliknya pecah. Bukannya bersimpati, netizen malah memberikan tanggapan tak terduga pada kejadian ini.
Tentu saja ia sedih, skincare mahal Rp 2 jutaan ini pecah saat masih ada isinya. Dan netizen pun meramaikan postingan yang viral di media sosial ini dengan beragam tanggapan.
Video skincare Rp 2 jutaan yang pecah ini menjadi viral di media sosial usai diunggah akun @tipscantikdansehat.id pada Selasa (15/9/2020) lalu.
''Rp 200 ribu melayang begitu aja'' tulis caption unggahan video ini.
Dalam video singkat tersebut, seorang gadis nampak memegang SK-II Facial Treatment Essence miliknya yang sudah hancur usai jatuh ke lantai. Tidak bisa memendung rasa sedihnya, gadis ini lalu menangis.
Sayangnya, tidak diketahui penyebab skincare mahal milik gadis ini bisa pecah. Namun, usai viral di media sosial, berbagai komentar lalu ditinggalkan oleh netizen.
''Yaah lantainya yang glowing'' balas netizen dengan akun @watd3hell.
''Sakit nggak berdarah, itu SK-II pecaaah'' komentar pemilik akun Instagram @shindaaa.dta.
''Woi, rasanya seperti anda menjadi langsung miskin'' ungkap netizen pemilik akun Instagram @yunitaclds.
''Boro-boro Rp 200 ribu min, ya Allah'' tulis netizen dengan akun Instagram @sabila__aulia membenarkan caption @receh.id ini.
Hingga artikel ini dibuat, unggahan mengenai gadis yang menangis karena skincare Rp 2 jutaan pecah tersebut sudah ditonton sebanyak lebih dari 100 ribu kali dan mengumpulkan ratusan komentar dari netizen.
Itulah video viral bagaimana reaksi netizen pada gadis yang menangisi skincare mahal miliknya pecah. Saking ramainya, jadi viral di media sosial.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi