Hitekno.com - Tak sedikit orang takut akan ketinggian, hal ini membuatnya tak berani berada di tempat tinggi dan curam. Begitu juga dengan wahana satu ini yang bikin merinding.
Sama halnya dengan video singkat yang viral di Twitter ini, terlihat dua orang wanita dengan santainya tidur di atas sebuah papan.
Bukan papan biasa, tempat tidur ini digantungkan di atas ketinggian menggunakan tali. Kedua wanita tadi tampak santai tiduran dan menguap di atas papan tersebut.
Bagi orang yang takut akan ketinggian, melihat video ini saja sudah membuat kaki mereka ngilu bukan main.
"Aku bisa mati tanpa jatuh," tulis akun Twitter @rakyatjelataTV yang mengunggah kembali video milik akun TikTok @repvblikvideo tersebut.
Sekilas pemandangan di ketinggian memang tampak indah, namun kasur papan tersebut terus bergoyang saat angin berhembus kencang.
Banyak warganet menduga, benda tersebut bukan kasur sungguhan melainkan wahana Instagramable di sebuah negara.
Lantas, tidak sedikit warganet ramai-ramai memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar video tersebut.
"Ada yang ngerasa sama nggak? Lihat video ini kaki lu auto ngilu. Asli kaki kiri gue tiba-tiba ngilu," sebut salah seorang warganet.
"Bangun-bangun nyawa di ujung tanduk begitu," imbuh warganet lain.
Baca Juga:
Tempat Service HP Ini Curi Perhatian, Netizen: Pelanggannya Aa Villa Puncak
"Sangat tidak disarankan untuk orang yang suka jatuh dari kasur," timpal warganet lainnya.
Sekilas memang wahana ini tampak Instagramable ya? Kalian tertantang untuk coba rebahan di atas ketinggian seperti kedua wanita dalam video ini?(Suara.com/Arendya Nariswari)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026