hitekno.com - Anak sekolah zaman sekarang terkadang sudah dewasa sebelum waktunya sehingga cukup berbeda dengan generasi pendahulu. Seorang wanita cantik yang mengaku sering digodain anak sekolah ini justru membuat netizen salfok dengan curhatannya.
Menggunakan nama Cikgu Bela (@belbabygirl) wanita cantik ini mengaku bahwa dirinya "sudah tua" sehingga tidak pantas apabila diganggu oleh dedek-dedek sekolah.
Banyak netizen yang salfok dan menginginkan masuk kembali ke sekolah apabila memiliki guru seperti wanita ini.
Pemilik akun Instagram Aan Anisa Bela (@anisabellaaa__) dan akun TikTok @belbabygirl sering membagikan unggahannya ketika memakai baju dinas dan mengajar di kelas.
Ia bahkan menamai dirinya sebagai Cikgu Bela (Guru Bela). Tak sedikit netizen yang mengaku bersemangat apabila mereka mendapatkan guru seperti Cikgu Bela.
Ia menambahkan bahwa dirinya kadang merasa takut apabila mengalami perlakuan seperti itu.
"Bukan apa-apa aku teh suka takut aslinya woy! Udah tua aku dek dan mukanya aja yang gini-gini terus. Dahlah!" tulis Bela di akhir video.
Ratusan netizen ikut memberikan komentar di mana mereka justru salfok dengan umur 21 yang menurut mereka masih cukup muda. Sementara beberapa netizen malah ingin sekolah lagi apabila memiliki guru cantik seperti pada video.
"Aku mau masuk terus bu guru biar ketemu terus," komentar @abul.bazar
"Guru sekarang cantik-cantik, jadi pengen sekolah lagi," tulis @zaesukeray23.
"Seandainya, guru saya dulu muda seperti ini pasti semangat nggak bolos (emoticon tertawa)," balas @nava.chan
"Kalau yang godain umur 23 kayak aku boleh nggak? wkwk," kata @ardi_herreir
"Baru 21 mah masih muda kali. Aku juga 21 aja B aja malah. Sering dipanggil 'Om' kalau nggak 'Pak' sama pembeli (emoticon menangis)," curhat @iqbalathori.
Untuk melihat video viral mengenai wanita cantik yang ngaku digodain dedek-dedek sekolah, kalian bisa mengunjungi link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi