hitekno.com - Seseorang yang terus berjuang agar bisa mandiri secara finansial merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Netizen dibuat salfok dan terenyuh setelah melihat perjuangan seorang remaja yang berjualan dengan mengandalkan satu tangan ini.
Cukup membuat miris, seseorang itu mengaku disindir salah satu oknum netizen ketika membuat konten. "Jangan lupa bersyukur," tulis pengguna TikTok @tangandewa___.
Pemilik akun @tangandewa___ rupanya membalas salah seorang netizen yang menyindirnya. "PD amat," tulis salah salah satu netizen.
Remaja dengan kondisi disabilitas, ini mengaku tetap bangga dengan kondisinya serta tersenyum menghadapi sindiran tersebut.
"Pede (percaya diri) adalah cara terbaik untuk bisa menerima diri sendiri (emoticon cinta)," tulis @tangandewa___ pada keterangan di videonya.
Meski terdapat yang menyindir, namun ribuan netizen langsung membanjiri kolom komentar dengan memberikan kalimat dukungan untuk remaja tersebut.
Mereka menyemangati serta mendoakan agar dagangan dari pemilik akun tersebut laris manis. Remaja disabilitas ini menjajakan pernak-pernik kalung, gelang, cincin, tasbih, hingga aksesori lainnya.
"Lagi jualan sambil TikTok-an. Alhamdulillah rezeki datang, mampir di sini yuk, lokasi sebelum Saga Mall Abepura," tulis akun @tangandewa pada video lainnya.
Video viral ini mendapatkan beragam komentar dari netizen.
"Ya Allah, kok tega komen begitu. Semangat dek, semoga rezekimu dilimpahkan, barakallah," @adingassegaf1.
"Aku pernah beli kalung sama anak ini di sini, pas di depan bank Papua kantor cabang Abepura, semangat ya dek," balas @sapapua_wondama.
"Banggalah pada diri sendiri, sebagai wujud bangga dan syukur pada sang pencipta," pendapat @veronicaqin.
Untuk melihat video viral mengenai remaja yang gigih berjualan dengan mangandalkan satu tangan, kalian bisa mengunjungi postingan asli di link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi