hitekno.com - Setiap media sosial kini memiliki sosok influencer yang biasanya dikagumi dan banyak penggemarnya di platform media sosial masing-masing.
Kehadiran sosial online kini mungkin lebih penting, terkadang hal ini digunakan banyak orang untuk membuat keputusan berdasarkan hal tersebut.
Bahkan pendapat, cuitan yang disukai seorang influencer dianggap sangat penting bagi pengikutnya.
Hal ini yang membuat media sosial Twitter ingin pengguna lebih berhati-hati mengani hal yang mereka suka di platformnya.
Twitter sendiri memperkenalkan label untuk cuitan yang salah di Twitter agar penggunanya tidak percaya hoaks dan informasi yang salah.
Sebuah cuitan akan diberi label sebagai unggahan yang dianggap dan berpotensi menyesatkan pengguna, tetapi pengguna Twitter tetap dapat membuka cuitan tersebut dan melihatnya.
Menurut Twitter ''Memberikan konteks tentang mengapaTweet berlabel menyesatkan di bawah pemilihan kami, COVID-19, dan aturan media yang dibuat-buat dan dimanipulasi adalah penting. Perintah ini membantu mengurangi Tweet Kutipan informasi menyesatkan sebesar 29%, jadi kami memperluasnya untuk ditampilkan saat Anda mengetuk untuk menyukai Tweet berlabel.''
Peringatan ini tidak akan menghentikan pengguna untuk menyukai unggahan atau sebuah cuitan di Twitter, tetapi bisa jadi bagi beberapa pengguna tak menyadari dampak yang mungkin mereka dapatkan saat menyukai cuitan menyesatkan di Twitter.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia