hitekno.com - Apa itu Putri Insecure yang bikin netizen nostalgia masa kecil, yang ternyata banyak dikenang orang pada masa silam. Tidak lain tanaman putri malu yang membuat heboh pembicaraan media sosial.
Bagi sebagian orang, tentu tidak asing dengan tanaman putri malu. Banyak yang main-main dengan menyentuh daunnya yang menguncup.
Akun fanspage Facebook Kementrian Humor Indonesia membagikan sebuah screenshot mengenai plesetan tanaman yang disebut oleh salah satu pengguna Twitter.
Cuitan yang ada pada postingan merupakan milik pengguna Twitter dengan akun bernama @FachriRabil. Ia mencuit hashtag #OrangKayaGakTau sebagai balasan mengenai cuitan salah satu program stasiun TV swasta.
Cuitan pada #OrangKayaGakTau mengungkapkan beberapa hal kecil yang pernah didapatkan oleh orang-orang sederhana di masa kecil mereka. Salah satunya adalah sensasi menyentuh tanaman putri malu.
"#OrangKayaGakTau betapa serunya mainin putri insecure," tulis @FachriRabil. Sebagian orang yang tinggal di desa atau rumah dengan kebun biasanya cukup familiar dengan tanaman satu ini.
Ketika masih SD atau mungkin usia remaja, beberapa dari kita kemungkinan pernah memainkan daunnya.
Netizen memplesetkan nama akhirnya dengan istilah "insecure". Itu adalah istilah kekinian yang biasanya menggambarkan perasaan malu, gelisah, tidak percaya diri pada seseorang.
"Sudah insecure, plin plan lagi, kadang menutup diri kadang buka diri lagi, kan jadi pengen nyentuh terus, dasar Putri Insecure!" komentar Alex Manullang.
"Udah lama nggak pernah ketemu tanaman itu. Mungkin sekarang sudah pada nggak tahu malu," canda Christine Budiarto.
"Terus dapat karma, gedenya gue jadi insecure mulu," tulis Alienotwsukses.
"Di daerahku ada mitos, jika bisa memetik putri malu lalu dibawa sampai dalam rumah tanpa daunnya menutup, nanti bakal jadi kaya, mitos waktu anak-anak," kenang Chafidz.
Itulah tadi cuitan mengenai putri malu atau putri insecure yang membuat netizen berkomentar kocak dan nostalgia masa kecil, apakah kalian pernah memainkannya?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih