hitekno.com - Grabtoko, sebuak toko online yang sedang panas jadi perbincangan. Pasalnya sejumlah tuduhan mengarah dugaan penipuan dilontarkan para komsumen yang telah membelanjakan uangnya.
Beberapa konsumen menceritkan pengalaman mereka yang membeli produk di Grabtoko, namun barang tak kunjung datang. Bahkan tak sedikit uang yang dikeluarkan untuk membelinya.
Seperti akun Twitter @destynrc yang mengaku telah membelanjakan sampai Rp 23 juta ke Grabtoko. Ia membeli dua buah iPhone 11 Pro karena tergiur harga miring yang ditawarkan toko online ini.
Setelah mencari kejelasan dengan menghubungi customer service, beberapa pelanggan tidak puas. Bahkan salah satunya sampai mendatangi kantor dari Grabtoko yang ternyata tutup tidak ada orang.
Pembahasan mengenai Grabtoko ini pun makin ramai di media sosial, dengan beberapa konsumen mencurahkan kekesalannya. Sudah mengeluarkan uang, namun barang tak kunjung tiba juga.
Diklaimpula kalau saat ini Grabtoko sedang memproses hukum investor yang membawa kabur uang tersebut. Dan berjanji akan mengembalikan uang konsumen secepatnya seusai penyidikan kepolisian.
Namun kini setelah kehebohan konsumen makin menjadi-jadi, akun media sosial toko online ini malah menghilang. Baik Instagram maupun Facebook Grabtoko tidak ditemukan.
Lebih parahnya lagi,saat tim HiTekno.com mencoba mengakses situs Grabtoko.com juga tidak bisa dibuka pada hari ini (6/1/2021) pukul 16.45 WIB. Padahal pada pukul 15.30 WIB masih bisa diakses dengan baik.
Juga sempat membuat iklan unik yang mencuri perhatian. Bahkan iklan-iklan ini masih bertebaran di media sosial sampai saat ini.
Namun kini akun media sosial Instagram maupun Facebook Grabtoko menghilang. Sedangkan situs toko online ini sendiri tidak bisa diakses.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025