Hitekno.com - Salah satu online shop yang menjual sepatu branded yang menjual produknya murah seharga Rp 99 namun malah membuat netizen marah. Pembeli yang mau membeli sepatu murah tersebut mengurungkan niatnya.
Akun Twitter @txtdarionlshop mengunggah foto tangkapan layar sebuah olshop di marketplace yang menjual sepatu sport dengan branded ternama.
Olshop tersebut menjual sepatu olahraga berwarna biru hitam itu seharga Rp 99.
Bahkan, olshop tersebut juga mendapatkan bintang 4,8 sebagai tanda bahwa olshop tersebut disukai oleh para pembeli. Mayorita pembeli puas usai berbelanja di toko tersebut.
Selain itu, tertulis juga sudah ada sekitar 1,3 ribu orang membeli produk tersebut.
Namun, saat pembeli hendak membeli sepatu dengan harga murah tersebut, justru muncul pilihan yang membuat emosi.
Pada kolom pilihan warna, tertulis bahwa produk yang dijual seharga Rp 99 itu hanya sebuah gambar, bukan sepatu asli.
Penampakan olshop tersebut sontak membuat warganet geram. Beragam komentar bernada kesal langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut.
"Penasaran yang datang dalam bentuk apa, polaroid atau print biasa," kata @bukankakros.
"Sini saya cubit pakai kaki," ucap @icsngg.
Baca Juga:
Mantan Bos Bongkar Rahasia Besar WhatsApp
"Ditinggu reviewnya ya nder," ujar @hellosemuanya_.
"Biasaynya yang kayak gini buat naikin atau mempertahankan loyalty di Shope*" ungkap @incazi.
"Mereka enggak cari duit tapi mereka mau kasih pelajaran sama pembeli yang malas baca deskripsi," tutur @aguskiyen.
Unggahan online shop penjual sepatu branded yang bikin netizen marah ini lantas viral di Twitter. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026