Hitekno.com - Screenshot percakapan antara driver ojol dan customer baru-baru ini memicu perbincangan netizen. Dalam percakapan tersebut, driver ojol mendapat ultimatum dari customer mengenai orderan yang ia selesaikan.
Unggahan mengenai driver ojol yang dapat ultimatum dari customer ini diunggah @dramaojol.id dan mejadi viral di Instagram pada Senin (1/2/2021) lalu.
''Ultimatum bikin gentar'' tulis caption unggahan @dramaojol.id.
Dalam screenshot percakapan tersebut, driver ojol nampak meminta biaya parkir dari customer. Di luar ekspektasi, customer ini justru menolak permintaan tersebut dengan cukup tegas.
Customer tersebut justru meminta si driver ojol untuk parkir di luar agar tidak ditagih biaya parkir. Memberikan ultimatum serius, customer tersebut mengancam untuk membatalkan orderan jika driver ojol menolak.
''Parkir di luar aja pak, kalau nggak mau, batal aja'' tulis customer tersebut.
Viral di Instagram, unggahan mengenai driver ojol yang dapat ultimatum dari customer ini lalu mendapat berbagai komentar dari netizen.
''Tobat Joe Vera tobat, pelit tak tertolong'' balas netizen dengan akun @fellarrrr.
''Pelit yang mendarah daging'' komentar pemilik akun Instagram @masbowsss.
''Ya Allah, kasih parkir Rp 2 ribu nggak bikin miskin'' ungkap netizen pemilik akun @uthe_utami_.
Baca Juga:
Mencoba Ngerjain Monyet, Remaja Ini Malah Kena "Karma Instan"
''Ckckck udah 2021 masih aja kaya gitu'' tulis netizen dengan akun @ibe.92.
Setelah viral di Instagram, unggahan mengenai driver ojol yang dapat ultimatum dari customer ini lalu telah mendapat lebih dari 11 ribu likes dan ratusan komentar dari netizen.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
6 Trik Packing Cerdas untuk Mudik Naik Pesawat agar Barang Tidak Over Bagasi
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data