Hitekno.com - Video unggahan @Commelvoir memperlihatkan seorang bayi yang baru saja lahir menjadi viral di Twitter baru-baru ini. Menunjukan ekspresi wajah yang cukup unik, banyak netizen lalu menebak-nebak perasaan bayi tersebut.
Mencuri perhatian, video bayi baru lahir ini diunggah @Commelvoir dan menjadi viral di Instagram pada Senin (8/2/2021) lalu.
''Ketika kamu reinkarnasi dan ini bukan keluarga kaya'' cuit @KechSantino membalas video bayi baru lahir tersebut.
Dalam unggahan video berdurasi 16 detik ini, nampak seorang bayi yang baru saja lahir. Entah apa penyebabnya, bayi ini menunjukan ekspresi yang cukup unik.
Menatap sekelilingnya, bayi ini terlihat menunjukan wajah marah seolah tidak senang dengan kondisi sekitarnya. Beberapa kali, bayi ini nampak melakukan rolling eyes tanda dirinya tidak nyaman berada di situasi tersebut.
Menggemaskan, berbagai komentar lalu ditinggalkan di kolom balasan unggahan video bayi baru lahir yang viral di Twitter ini. Beberapa netizen meninggalkan komentar kocak mencoba untuk menebak perasaan bayi tersebut.
''Ahahaha dia tidak bahagia'' tulis salah satu netizen.
''Dia sepertinya akan komplain'' komentar netizen di Twitter.
''Dia terlihat seperti sedang mengumpat di kepalanya'' ungkap netizen lainnya.
Baca Juga:
Ikutan Rayakan Valentine, Buket Bunga Penjual Cabai Bikin Netizen Kepedesan
''The eye roll, oh my God'' tulis netizen di Twitter.
Menjadi viral di Twitter, video bayi baru lahir dengan ekspresi unik ini lalu telah ditonton sebanyak lebih dari 2 juta kali dan mendapat ribuan komentar dari netizen.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru