hitekno.com - Kita terkadang menemukan beberapa orang kaya yang tak terlalu banyak gengsi. Sebuah video yang menampakkan pemilik mobil mewah Alphard makan di pinggir jalan ini sukses bikin netizen salfok.
Pengguna TikTok bernama Nanang Suherman (@nananganakbaik) membagikan postingan mengenai dirinya yang sedang makan bersama keluarga di pinggir jalan.
"Sarapan yang syahdu," tulis @nananganakbaik pada caption-nya. Pada video, terlihat sebuah mobil mewah Alphard yang menepi dan terparkir di pinggir jalan.
Kondisi cukup asri mengingat banyak ladang dan pepohonan di sekitarnya.Tak disangka, pemilik mobil mewah Alphard tersebut menggelar tikar dan makan di tepi jalan bersama keluarganya.
"Nggak perlu mahal untuk membahagiakan keluarga. Mereka lah hartaku yang sebenarnya. Love you," tulis Nanang Suherman pada deskripsi di videonya. Postingan yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton 970 ribu kali dan memperoleh 30 ribu Like.
"Saudaraku supir pribadi, tiap bosnya ke luar negeri, mobilnya disuruh pakai jalan-jalan sama keluarga," tulis @mas_m*r*.
Pada postingan lain, akun @nananganakbaik menjawab pertanyaan netizen dan mengaku bahwa dirinya bukan supir yang dimaksud netizen. Namun ia mengungkapkan bahwa dirinya adalah "supir pribadi" untuk keluarga tercintanya. Postingan lain juga memperlihatkan beberapa usaha kuliner yang dimilikinya.
"Biasanya emang orang yang kaya nggak banyak gengsi. Malah yang miskin yang banyak gengsi..hehe," komentar @timsuhoxseojunhaha.
"Merendah untuk meninggi..wkwk," balas @abang_payyuuuuu.
"Nggak perlu mahal apaan mobil Alphard," kata @moon393406635.
Untuk melihat video viral mengenai pemilik mobil mewah Alphard yang makan bersama keluarga di tepi jalan, kalian bisa mengunjungi postingan asli di link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia