hitekno.com - Bangunan era lawas yang didesain oleh Belanda dikenal memiliki bentuk yang kokoh. Foto jadul mengenai rumah administrator pada sebuah pabrik gula ini sukses menarik perhatian netizen.
Pengguna Facebook bernama Augustian membagikan postingan mengenai beberapa pemandangan rumah jadul melalui forum Facebook Indonesia Tempoe Doeloe.
Sebenarnya pengguna Facebook tersebut membagikan ulang arsip online yang tersimpan di Leiden University Libraries.
Keterangan dalam foto menyatakan bahwa itu direkam sekitar tahun 1925 - 1930. Foto-foto tersebut merupakan pemandangan sekitar rumah administrator pabrik gula Tasikmadu, Karanganyar Jawa Tengah.
"Administrateurswoning van suikerfabriek Tasikmadoe bij Karanganjar in de Vorstenlanden (Rumah Administrator pabrik gula Tasikmadoe dekat Karanganyar di Royal Lands)," tulis keterangan yang dituliskan Leiden University Libraries.
Masih belum diketahui identitas orang pada foto, namun diduga beberapa orang di antaranya merupakan bule Belanda. Terlihat dua orang yang sedang bersantai di kursi, di mana salah satunya membaca koran (postingan ada di link ini).
Banyak netizen yang menilai bahwa rumah administrator pabrik gula itu mempunyai desain unik serta penampilan elegan.
Foto mengenai rumah jadul 1925 ini memancing beragam komentar dari netizen.
"Rumah dinasnya luar biasa besar dan mewah. Kalau buruhnya cukup dibedeng-bedeng saja, menyedihkan," kata Achmad Taufik.
"Wah, mereka seringnya leha-leha dan hura-hura aja yah? Ini kesanku sih," balas netizen lainnya.
"Interior klasik antik," komentar netizen lainnya.
Itulah tadi foto rumah jadul tahun 1925 yang bikin netizen salfok, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih