Senin, 06 Februari 2023
Dinar Surya Oktarini : Sabtu, 06 Maret 2021 | 19:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Kepopulera Clubhouse memicu pemain besar di industri aplikasi, sebelumnya Twitter umumkan untuk enggabungan Spaces ke dalam aplikasi Androidnya. Kini pemilik TikTok mengembangkan aplikasi serupa pesain Clubhouse. 

Spaces yang dimiliki Twitter membuat pengguna Android dapat menikmati fitur obrolan audio, serta pengguna perangkat iOS, layaknya Clubhose.

Kini muncul dari China yang mengatakan bahwa pemilik TikTok, ByteDance sudah pada tahap lanjutan dalam mengembangkan aplikasi obrolan audio yang berupaya meniru aplikasi Clubhouse, yang dilarang pemerintah China.

Dilansir laman Gizmochina, Jumat (5/3/2021), sangat jelas bahwa Clubhouse milik AS telah sukses besar, dan ini mungkin telah mendorong berkembangnya platform obrolan audio mirip Clubhouse di seluruh dunia.

Logo ByteDance. (bytedance)

Bahkan diperkirakan dalam kuartal pertama 2021, hingga selusin aplikasi mirip Clubhouse telah diluncurkan.

Sejumlah aplikasi ini berasal dari China, di mana ada kesibukan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Clubhouse setelah dilarang pada Februari 2021.

Pertimbangan sensor akan menjadi bagian penting dari aplikasi obrolan audio yang berbasis di China, karena politik dan beberapa area lainnya akan berada di luar batas.

Beberapa pelopor di China termasuk aplikasi Zhiya Lizhi dan aplikasi Mi Talk Xiaomi juga telah mengalami beberapa perubahan. (Suara.com/Dythia Novianty)

BACA SELANJUTNYA

Media Barat Mengklaim TikTok Punya Fitur untuk Bikin Konten Jadi Viral secara Instan