hitekno.com - Saat memasuki bulan Ramadan dan menjelang lebaran, salah satu aktivitas yang dilakukan banyak orang membuat kue kering.
Jenis kue kering ini pun cukup beragam mulai dari sagu keju, putri salju, nasta, kastangel dan lainnya.
Namun, saat membuat kue kering, terkadang ada saja kejadian tak terduga. Contohnya tampak pada unggahan akun TikTok @FOODFESS2.
Seorang warganet mengunggah hasil karya kue kering yang dibuat oleh temannya. Saat itu, temannya hendak membuat kue kering sagu keju.
Pertama tak ada yang aneh dengan kue buatannya. Sagu keju itu sudah tercetak dan diletakkan di atas loyang.
Bentuknya masih terlihat normal dan tak ada yang aneh sedikit pun. Tentu saja hal ini membuat teman warganet tersebut berekspektasi dengan kue yang ia buat.
Sayangnya, hal tak terduga terjadi persis usai kue kering tersebut dipanggang. Saat loyang dikeluarkan, rupanya bentuk dari sagu keju tak seperti yang diharapkan.
Kue tersebut mengembang hingga melebar dan jadi tak berbentuk. Semua kue sagu keju itu menempel satu sama lain dan menjadi bentuk persegi tipis.
Hal ini pun sontak membuat pembuat kue merasa sedih sekaligus ingin tertawa melihat hasil karyanya. Cuitan ini pun jadi ramai dibicarakan warganet. Ratusan respons dilontarkan warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Ngakak banget. Ternyata emang bikin kue kering tu nggak gampang," ujar warganet ini.
"Ingin menertawakan ini tapi sama saja menertawakan diri sendiri," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Unggahan cuitan hasil kue kering ini sudah disukai lebih dari 7 ribu akun Twitter. (Suara.com/HIromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series