hitekno.com - Bereksperimen memasak makanan dari bahan yang tak biasa, netizen satu ini mencoba memasak kulit semangka untuk dijadikan lauk pendamping nasi.
Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @rofiqkompak1. Pria Indonesia yang bekerja di Korea Selatan ini menunjukkan langkah pembuatan tumis kulit semangka.
Pertama Rofiq memotong semangka dan memisahkan bagian isi dengan kulitnya. Setelah itu, ia membersihkan bagian kulit luar dengan cara dikupas.
Setelah tersisa kulit putihnya, Rofiq lantas memotongnya menjadi bentuk korek api. Setelah semua sudah terendam, ia merendamnya dengan air garam.
Sembari menunggu kulit selesai direndam, Rofiq menyiapkan bumbu-bumbunya. Ia mengiris bawang merah dan juga cabai rawit.
Kulit semangka itu ia tumis dan ditambahkan garam, penyedap rasa, kecap serta udang. Rofiq mengaduk semua bahan hingga tercampur rata.
Masakan yang ia namai oseng kulit semangka ini pun sudah siap. Rofiq segera mencoba hasil karyanya tersebut dan ternyata menyukai rasanya.
Menurut Rofiq, rasa oseng kulit semangka itu mirip sayur labu siam. "Ternyata kulit semangka juga bisa dioseng, rasanya juga enak," ujar Rofiq.
Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
"Baru tahu kulit semangka bisa dimasak," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Asli 43 tahun hidup baru lihat ada orang masak kulit semangka," ujar warganet ini.
"Aku sering masak ditumis pakai ayam atau teri. Dibikin acar enak, kadang dibuat sayur santan juga oke," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Unggahan video eksperimen memasak kulit semangka ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 2 juta kali di TikTok. (Suara.com/Hiromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia