hitekno.com - Semangat berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan merupakan salah satu kebahagian yang tak ternilail. Seperti warung makan satu ini.
Akun TikTok @ping_0104 membagikan sebuah video yang berhasil menghangatkan hati banyak warganet. Dalam video tersebut, tampak sebuah tempat makan dengan harga Rp1.000 untuk makan sepuasnya.
Tempat tersebut berlokasi di Karawang dengan nama Warung Nasi BARU yang memiliki arti bayar seribu. Warung makan ini diperuntukan dhuafa dan fakir miskin.
Warung makan ini berada di pinggir jalan dengan sebuah meja sederhana. Meski demikian, mereka tetap menyediakan tempat cuci tangan.
Menu yang tersedia pun sangat beragam. Mulai dari salak, donat karamel, air mineral, opor ayam, kentang mustofa, bihun, kerupuk, dan telur asin.
Meski menambah porsi makan, uang yang dibayar tetap Rp1.000. Hal ini karena semua orang yang datang benar-benar hanya perlu membayar Rp1.000 untuk sepuasnya.
Meski makan di pinggir jalan tanpa meja, mereka tersenyum bahagia. Warung Nasi BARU menerima donasi untuk tetap terus memberi makanan kepada orang yang membutuhkan.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
"Sehat selalu orang baik. Dilimpahkan rejeki. Aamiin," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya ikut berkomentar. "Terharu banget lihatnya. Terima kasih orang baik," ujar warganet ini.
"Aahhh seneng banget lihatnya. Makasih kak! Semoga rezekinya berlimpah dan terus melakukan kebaikan," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Unggahan video warung makan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 700 ribu kali di TikTok. (Suara.com/Hiromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi