hitekno.com - Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY diketahui sedang sering menjalankan hobi barunya, yakni melukis.
Belakangan diketahui kalau SBY jago melukis selain memasak. Seperti dalam sebuah video viral di media sosial, menunjukkan kemampuannya.
Sebuah video yang menunjukkan SBY saat sedang melukis pun viral di mediasosial setelah diunggah akun TikTok @agusyudhoyono10, Minggu (3/10/2021).
Tampak SBY direkam dari belakang saat sedang melukis. Di ruangan kaca tempat SBY melukis, tersedia lengkap beragam kuas, cat, serta jajaran kanvas dengan berbagai lukisan.
Di video itu sendiri, SBY sedang melukis langit biru dan awan putih. Sambil memasukkan tangan kiri ke kantong celana, SBY tampak sangat menikmati kegiatan tersebut.
"Silently watching him painting [diam-diam menyaksikan dia melukis]," bunyi tulisan yang disertakan pada video viral tersebut.
Hingga Selasa (5/10/2021), video SBY melukis itu sudah disukai lebih dari 81 ribu pengguna TikTok.
Terlebih, tak sedikit dari mereka yang memiliki mata jeli sampai salah fokus pada tulisan di bagian punggung kemeja SBY.
"Lulusan Akmil, gambarnya berasa lulusan DKV," komentar seorang netizen.
"Kenapa Pak SBY suka melukis langit? Mungkin karena beliau tahu, di sana cinta sejatinya masih menemainya," tambah netizen yang lain.
"Salfok tulisan di punggung," ungkap seorang pengguna TikTok.
Ada pula yang menambahkan, "Di belakang bajunya ada tulisan "LovAni"."
"Karya maestro ini akan mahal pada waktunya," tambah netizen lainnya.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Itulah video viral di media sosial, bagaimana netizen kagum dengan kemampuan melukis SBY. Ada juga yang salfok sama tulisan di bajunya. (Suara.com/ Eleonora PEW).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi