Kamis, 09 Februari 2023
Agung Pratnyawan : Sabtu, 12 Februari 2022 | 17:21 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Sebuah akun Twitter mendadak disenggol admin Ditjen Pajak RI usai pamer saldo ATM miliknya. Ia mengaku punya rekening dengan isi ratusan juta hasil dari trading kripto.

Melihat apa yang dipamerkan akun Twitter tersebut, langsung memicu admin Ditjen Pajak RI menyenggolnya.

Cuitan akun Twitter @Oxdbs awalnya membalas sebuah akun lain yang sedang membahas token ASIX milik Anang Hermansyah.

Dilansir dari yoursay.id, kripto (crypto) merupakan mata uang baru yang dapat dikatakan sebagai pengganti dollar saat ini.

Akun @Oxdbs menyebut dirinya memamerkan uang senilai Rp 159 juta dari hasil trading kripto.

"Hasil crypto, tapi bukan dari token ASIX," tulisnya di cuitan tersebut seperti dikutip HiTekno.com dari Beritahits.id, Jumat (11/02/2022).

Dia lantas memamerkan saldo ATM miliknya dengan menyematkan dua foto terkait kripto dan tangkapan layar saldo ATM.

Cuitan akun resmi Ditjen Pajak Resmi beri tanggapan terkait saldo yang dipamerkan hasil crypto. (Twitter/DitjenPajakRI)

Lalu, tak berselang lama kemudian akun resmi milik Ditjen Pajak RI @DitjenPajakRI langsung menanggapi cuitan pada Kamis 10 Februari 2022 itu.

Sang admin merespon akun yang memamerkan saldo tersebut dengan menuliskan dua emoji berupa senyum dan hati di sekitarnya.

Tanggapan admin akun Ditjen Pajak itu lantas menuai beragam komentar dari netizen.

"Hahaha mencari wajib pajak (WP) jalur Twitter," ujar netizen.

"Kalau menang togel bisa kena pajak enggak kak?" kelakar lainnya.

"Sekalian dihitungin gitu lho min berapa pajaknya. Sebagai ilustrasi," netizen.

"Mampus ketahuan ditjen pajak hahaha," tukas netizen lainnya.

"Emang paling bener jangan kasih lihat kekayaan di sosial media guys haha," kata lainnya.

Itulah kisah viral, niat pamer saldo ATM ratusan juta hasil trading kripto tapik bukan token ASIX. Malah mendadak disenggol admin Ditjen Pajak RI. (BeritaHits.id/ Sekar Anindyah Lamase).

BACA SELANJUTNYA

Diduga Data 50 Ribu Pengguna Indodax Telah Bocor, Bahkan Disebar di Internat