hitekno.com - Kejelian sangat dibutuhkan seseorang sebelum menyantap sesuatu yang "anti mainstream". Sebuah foto mengenai buah pisang di atas meja ini sukses bikin netizen salfok dan kaget.
Akun fanspage Facebook WEIRDnet membagikan postingan gambar mengenai pisang anti mainstream. Jika dilihat secara sekilas, penampakan buah pisang ini sangat menggiurkan.
Tentu pisang itu cukup menggugah selera apabila dipandang saat menantikan waktu berbuka puasa. Warnanya yang kuning segar dan ukurannya yang cukup besar bisa membuat orang tertarik untuk memakannya.
Tapi tunggu dulu, jika dilihat secara detail, sebagian orang mungkin akan merasa janggal dengan penampakan pisang tersebut.
Terdapat sebuah pisang yang terlihat menjulur dengan ukuran lebih panjang jika dibandingkan dengan pisang di sebelahnya. Jika diperhatikan, ukuran "pisang" yang menjulur panjang ini berakhir dengan sebuah "kepala" pada ujungnya.
Cukup kocak dan mengagetkan, postingan berhasil viral di Facebook setelah dibagikan lebih dari 1.700 kali. Meski terkejut, semestinya kita tak perlu takut berlebihan karena di dalam postingan foto merupakan seekor ular sanca bola yang terkenal jinak.
Dinamakan dengan Banana Ball Python, ular asal Afrika ini biasanya memang dijualbelikan sebagai hewan peliharaan. Bentuknya yang suka melingkar dengan warna mirip pisang, membuat Banana Ball Python dari spesies Python regius tersebut mempunyai "kamuflase" sempurna jika disandingkan dengan buah pisang.
Penampakan buah pisang dengan ular piton tersebut memancing beragam komentar dari netizen.
"Apakah ini yang dinamakan Boanana?" canda Re** Buc**er.
"Tunggu, apakah aku mabuk? Mengapa pisangnya menatapku seperti itu?" komentar Je**e D. Mc**ight.
"OMG! Aku akan berkata F**k jika melihat ini di hidangan pesta," balas Kri**a Sur**o.
Itulah tadi postingan yang viral di Facebook mengenai pisang dan kamuflase ular di sampingnya, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi