hitekno.com - Anjing termasuk salah satu hewan yang cukup menggemaskan. Sebuah video mengenai anjing yang berjalan dengan dua kaki ini sukses membuat netizen salfok.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @billyangga_ membagikan momen yang memperlihatkan seekor anjing di pinggir jalan.
"Eh malah nge-prank anj**g," tulis @billyangga_ pada caption-nya. Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari satu juta kali dan memperoleh 129 ribu tanda suka.
Kita bisa melihat seekor anjing yang berjalan secara perlahan. Ia menyeret tubuhnya dan berjalan dengan dua kaki. Pria yang menggunakan skuter dorong nampak berhenti melihat hewan tersebut.
Beberapa orang yang melintas juga terlihat ikut menyoroti anjing ini. Netizen awalnya merasa kasihan karena anjing itu berjalan tidak normal.
"Hiya, hiya, hiya..haha," kata seseorang di dalam video. Seseorang di dalam video tersebut sepertinya tahu bahwa banyak orang terkena "prank" dari anjing tersebut. Ini bukan pertama kalinya momen anjing "nge-prank" berhasil viral.
Kita juga pernah menemukan video saat anjing berjalan dua kaki dengan tubuh diseret pada 2021. Banyak orang mengira bahwa anjing itu sebagai korban tabrak lari.
"Anjing be like: gue sebenarnya nggak ada niat nge-prank. Cuma gue mager aja, mohon maaf ya netizen," canda @Gl**ia.
"Gue udah kasihan malah diprank," komentar @n**ay.
"Pernah lihat. Ini kayaknya di sekitar bundaran Satam Tanjng Pandan Belitung," kata @A**w**a.
"Gue udah mau semangatin padahal," ungkap @ra**al*k.
"Emang anj**g ya dia," balas @ul**ak*7. Postingan video viral mengenai momen anjing yang dianggap netizen nge-prank bisa dilihat melalui link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025