hitekno.com - Seseorang yang berbuat kebaikan biasanya memiliki nilai lebih di mata manusia lain. Sebuah video mengenai aksi pegawai restoran cepat saji terhadap rombongan anak yatim ini sukses bikin netizen salut.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @urmine membagikan momen saat ia sedang makan di restoran fast food. Ia menjumpai beberapa anak yatim yang tak bisa masuk ke dalam restoran.
Rombongan anak yatim tersebut tidak dapat masuk ke dalam restoran karena tak memakai masker. "Lagi iseng duduk lihat anak yatim mau makan di McD tapi nggak bisa masuk gegara nggak pakai masker. Mereka nunggu dibeliin masker kurang lebih 15 menit. Kasihan banget, mereka kebingungan," kata @urmine mengawali ceritanya.
Anak-anak tersebut rupanya sedang menunggu seseorang yang pergi ke luar untuk membeli masker. Kita bisa menyaksikan terdapat pegawai restoran yang menghampiri anak-anak tersebut.
Wanita berhijab dan seorang laki-laki berjalan menuju rombongan anak yatim dan membagikan beberapa masker.
Netizen terenyuh dan merasa salut saat melihat momen saat pegawai itu mengobrol serta memberikan masker kepada beberapa anak yatim.
Kita dapat menyaksikan mobil dengan tulisan yang menyuratkan bahwa mereka berasal dari rombongan anak yatim dan duafa.
"Nangis banget ya Allah. Semoga berkah rezekinya," kata @na**ra.z**iana.
"Pahala luar biasa. Menolong dan kasih makan anak yatim," pendapat @te**hs**da.
"Kelihatan sepele tapi luar biasa bagi mereka. Terharu banget," balas @arb**ing_a*a.
"Mas dan mbak-mbak McD ngasih masker diam-diam. Kalian hebat ," ungkap @use**80**1. Postingan video viral mengenai pegawai yang memberi masker kepada anak yatim bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia