hitekno.com - Pembahasan mengenai Bjorka berhasil menempati trending topik nomor satu pada Minggu (11/09/2022) siang. Banyak yang bertanya-tanya mengenai alasan mengapa Bjorka membocorkan begitu banyak data.
Perlu diketahui, keberadaan Bjorka masih misterius hingga saat ini. Hacker tersebut bahkan menantang pemerintah Indonesia untuk mencarinya.
Meme dari Bjorka mengenai sindiran pemerintah yang diilustrasikan sedang "Googling" bahkan viral di media sosial. Bjorka sejauh ini sudah membocorkan data yang diduga milik Puan Maharani dan petinggi Kominfo.
Beberapa tokoh politik hingga pegiat sosial yang turut di-mention oleh Bjorka termasuk Puan Maharani, Erick Thohir, dan Denny Siregar. Bjorka memuncaki trending topik Indonesia setelah netizen mencuitkan topik tersebut lebih dari 100 ribu kali.
Popularitas hacker ini meningkat sejak ia membocorkan data dan memberikan kalimat sindiran kepada Kominfo. "Stop being an idiot (Berhenti menjadi idiot)," kata Bjorka di forum Breached.to pada 6 September 2022.
Alasan Bjorka membobol data sepenuhnya masih belum terungkap, namun thread dari Bjorka memiliki pesan yang tersirat mengenai keinginannya. Hacker Bjorka mengaku bahwa ia membobol data untuk pembuktian bahwa terdapat kelemahan di dalam sistem serta kebijakan perlindungan data dari pemerintah.
Ia turut menyebut alasan mengapa dirinya melakukan hal tersebut. Bjorka menjelaskan bahwa sosok di Warsawa merupakan alasan dirinya melakukan hal ini. Berikut penggalan thread yang diunggah oleh hacker Bjorka:
Hacker tersebut juga mewanti-wanti kepada Twitter untuk tidak menghapus akunnya. Ia bahkan menyindir Twitter bahwa mereka melakukan tindakan memalukan apabila menghilangkan akun atas permintaan pemerintah Indonesia.
Hingga artikel berita ini dibuat, pembahasan Bjorka masih memuncaki trending topik Twitter di Indonesia. Belum diketahui terkait sosok misterius yang menjadi inspirasi Bjorka membobol data.
Menurut penuturan Bjorka, sosok misterius tersebut berada di Warsawa, ibu kota Polandia. Itulah tadi pesan hacker Bjorka mengenai alasan terkait dirinya membobol banyak data, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih