hitekno.com - Meta agaknnya ingin memanfaatkan situasi pembelian media sosial Twitter oleh Elon Musk yang banyak dianggap kacau.
Menurut laporan dari Bussines Insider, karyawan dari Facebook dan Instragram telah bertemu secara virtual pada bulan November untuk menggali ide seputar pembuatan media sosial baru yang akan menjadi pesaing Twitter.
"Twitter sedang dalam krisis dan Meta membutuhkan mojo-nya kembali," tulis seorang karyawan Meta dalam sebuah posting, menurut outlet media tersebut.
"Ayo kita ambil ceruk pasar mereka," imbuhnya.
Pada sesi curah pendapat, sekelompok pekerja membahas pembuatan aplikasi mandiri yang berfokus pada teks yang dapat dibuat berdasarkan teknologi Instagram.
Para karyawan juga mempertimbangkan untuk membangun fitur berbasis teks ke dalam platform Instagram yang ada.
Komponen baru ini memungkinkan pengguna untuk memposting pesan singkat berbasis teks sementara ke "teman dekat" dan juga followers.
Selama pertemuan, karyawan Meta melontarkan beberapa nama untuk calon pesaing Twitter seperti Realtime, Real Reels, dan Instant, Times melaporkan.
Baca Juga
Instagram juga telah mengambil TikTok secara langsung melalui Instagram Reels
Selain itu, Zuckerberg telah membahas untuk mengubah WhatsApp Meta menjadi pesaing WeChat.
Dulunya pendiri Facebook itu juga telah menyatakan minatnya untuk membeli Twitter di masa lalu.
Pada tahun 2008, Zuckerberg menawarkan untuk membeli Twitter seharga $ 500 juta, tetapi perusahaan menolak tawaran tersebut.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi