hitekno.com - Bos TikTok akan menuturkan kesaksiannya di Capitol Hill karena semakin banyak anggota parlemen Amerika Serikat menyerukan agar aplikasi populer milik China itu dilarang karena masalah keamanan nasional.
Dilansir dari New York Post, CEO Shou Zi Chew akan menghadapi pertanyaan dari anggota Komite Energi dan Perdagangan DPR tentang "praktik privasi konsumen dan keamanan data TikTok, dampak platform terhadap anak-anak, dan hubungan mereka dengan Partai Komunis Tiongkok," demikian menurut rilis pada hari Senin (30/1/2023).
Sidang 23 Maret akan menandai pertama kalinya Chew bersaksi di Capitol Hill.
"TikTok milik ByteDance secara sadar telah memungkinkan kemampuan Partai Komunis China untuk mengakses data pengguna Amerika," kata ketua komite Cathy McMorris Rodgers (R-WA) dalam sebuah pernyataan.
TikTok mengkonfirmasi bahwa Chew akan bersaksi, tetapi membalas karakterisasi Rodgers tentang bisnisnya.
Perusahaan telah lama menyangkal bahwa karyawan ByteDance dapat mengakses data AS, meskipun ada beberapa laporan yang bertentangan.
"Tidak ada kebenaran atas klaim Rep McMorris Rodgers bahwa TikTok telah membuat data pengguna AS tersedia untuk Partai Komunis China," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
"Partai Komunis China tidak memiliki kendali langsung maupun tidak langsung atas ByteDance atau TikTok."
"Kami menyambut baik kesempatan untuk meluruskan tentang TikTok, ByteDance, dan komitmen yang kami buat untuk mengatasi kekhawatiran tentang keamanan nasional AS di hadapan Komite Energi dan Perdagangan DPR," tambah perusahaan itu.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih