hitekno.com - ChatGPT yang didanai oleh Microsoft cukup populer pada akhir-akhir ini. Startup bernama Neeva mengenalkan search engine atau mesin pencari berbasis AI (kecerdasan buatan).
Pendiri Neeva bukan orang sembarangan. Startup tersebut didirikan oleh Sridhar Ramaswamy, mantan petinggi bisnis teknologi periklanan Google.
Sridhar Ramaswamy pernah memimpin divisi periklanan Google senilai 115 miliar dolar AS. Profesor Ilmu Komputer dari Brown University tersebut kini menjadi co-founder dan CEO Brown Neeva.
Ramaswamy mengungkap bahwa startup Neeva menawarkan "AI canggih" yang menggunakan Large Language Models (LLMs).
"ChatGPT tidak dapat memberi Anda data real-time atau verifikasi fakta. Ini akan disertakan pada update NeevaAI yang akan datang," kata Ramaswamy dikutip dari Techcruch.
Melebarkan sayap, NeevaAI resmi meluncur ke beberapa pasar termasuk Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, dan Spanyol.
Nilai jual search engine Neeva adalah mereka tidak menghasilkan uang melalui iklan. Sistemnya akan mencegah pelacak pihak ketiga menggunakan data pribadi untuk menampilkan iklan yang dipersonalisasi.
Search engine atau mesin pencari milik Neeva menawarkan fitur bebas iklan dan diklaim aman untuk privasi pengguna.
Sebagai informasi, mesin pencari Bing milik Microsoft kini sudah didukung oleh ChatGPT berbasis AI.
Google juga mengenalkan chatbot AI Bard meski debutnya kurang meyakinkan. Cukup menarik menantikan perkembangan search engine Neeva dalam beberapa waktu ke depan.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih