hitekno.com - Startup asal Indonesia, Mountrash menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah untuk mengurangi emisi karbon di Tanah Air. Mereka memakai teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan Internet of Things (IoT).
Aplikasi dengan nama yang sama, Mountrash, memungkinkan pengguna untuk "menguangkan" sampah.
Pengguna dapat menyetor sampah di mana mereka juga memperoleh uang. Saldo di dalam aplikasi Mountrash bisa ditarik tunai atau dibelanjakan dalam bentuk pulsa serta voucher digital.
Dikutip dari situs resmi Mountrash, startup ini mengklaim telah memproses 15 juta sampah.
Hasil daur ulang terbagi menjadi beberapa produk dan layanan (tergantung jenis sampah) yaitu Mountorganic, Mountpaper, Mountplastic, Mountronic, Mountmetalic, dan Mountglass.
Aplikasi Mountrash bisa diunduh oleh pemilik smartphone baik di Play Store (Android) atau App Store (iOS).
CEO PT Mountrash Avatar Indonesia (Mountrash), Gideon Wijaya mengatakan bahwa startup mereka ingin mengajak masyarakat untuk mengurangi, mengelola, dan mendaur ulang sampah.
Mereka menyediakan smartbox agar sampah daur ulang bisa dimonitor dan dikelola lebih lanjut. Mountrash mengklaim bahwa pergerakan emisi karbon dapat dimonitor dengan teknologi AI dan IoT yang terintegrasi pada aplikasi.
Aplikasi Mountrash saat ini telah diunduh lebih dari 75 ribu kali dengan jumlah pengguna terdaftar mencapai 23 ribu orang.
Memanfaatkan aplikasi dengan ekosistem IoT, Mountrash mengajak masyarakat untuk mengelola sampah secara bijak dan menabung uang hasil daur ulang melalui ATM sampah.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia