hitekno.com - Kepolisan saat ini sedang gencar memberantas judi online, termasuk para selebgram dan influencer yang mempromosikan hal tersebut. Namun belum lama ini netizen tiba-tiba spill beberapa artis yang pernah mempromosikan judi online.
Diwartakan Suara.com, sebelumnya Polisi telah menangkap dua mahasiswa yang ditengarai mendapatkan endorse dari judi online.
Sedangkan paling baru, netizen mengaku masih banyak akun media sosial yang pernah mempromosikan judi online juga. Baik di media sosial Instagram maupun Twitter.
"Di Twitter udah mulai rame nih Pak Polisi, akun-akun yang terang-terangan iklanin judi, gak ada niatan tangkapin juga pak @DivHumas_Polri @CCICPolri? Masa yang ditangkap yang iklanin di instagram doang?," tulis @Mazzini_gsp.
Tidak hanya selebgram saja, netizen juga mendapati ada beberapa artis ternama yang diduga pernah mempromosikan judi online.
Disebutkan pulau kalau para artis ternama ini melakukan promosi judi online dengan kedok game online.
Beberapa artis seperti Denny Cagur, Ari Lasso, hingga Boy William yang dituding pernah ikut mempromosikannya.
Menariknya, artis-artis ternama tersebut mempromosikan dengan narasi yang sama.
"Agen138 menjadi salah satu rumah judi online yang paling banyak dipromosikan oleh artis-artis ternama Indonesia," tulis netizen.
Netizen yang melihat hal itu pun tidak kaget karena promosi judi online telah terang-terangan. Tetapi belum ada satupun pihak yang ditangkap.
"jagoan kalo ada artis yg di tangkep, dah biasa, selamat datang di NKRI, UNITED STATE OF REPUBLIC INDONESIA," papar lainnya.
"Pantesan lagi sering boncos, duit gw kesini toh rupanyaa wkwk," jelas netizen.
Itulah keramaian netizen di media sosial yang mendapati beberapa artis diduga pernah mempromosikan judi online. (Suara.com/ Riyan Pandito)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi