Minggu, 21 April 2024
Cesar Uji Tawakal : Minggu, 11 Juni 2023 | 14:36 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Di era digital yang semakin maju ini, kita sering menjumpai berbagai istilah umum di dunia maya.

Salah satu istilah yang sedang dibahas adalah “lord”. Apa sebenarnya maksud Lord?

Baru-baru ini, istilah “lord” menjadi viral setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), mempertanyakannya.

Ia menolak disebut "lord" oleh aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

Dikutip dari Suara.com, mari cari tahu maksud dari kata Lord yang viral.

Konflik antara Luhut dan Haris Azhar, isu tersebut diawali dengan konten tajuk "Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!"

Video itu diunggah di YouTube Haris Azhar pada 20 Agustus 2021.

Akhir-akhir ini, kata Lord sering kali digunakan dalam berbagai konteks di media sosial dan seringkali diikuti oleh beragam emoji, seperti mahkota, tangan berdoa, atau malaikat.

Namun, apa sebenarnya arti dari istilah "Lord" ini? Mari kita telusuri lebih dalam mengenai makna di balik istilah yang populer ini.

Dikutip dari gla.ac.uk, secara harfiah, kata "Lord" berasal dari bahasa Inggris Kuno "hlford" yang berarti "pemimpin" atau "tuan."

Dalam konteks sejarah dan budaya Barat, "Lord" sering digunakan sebagai gelar kehormatan untuk merujuk kepada seseorang yang memiliki kekuasaan atau kedudukan tinggi.

Gelar ini digunakan untuk menggambarkan orang yang memiliki kepemilikan tanah, kekuasaan politik, atau status sosial yang tinggi.

Namun, dalam penggunaan kontemporer di media sosial, arti kata Lord telah mengalami pergeseran makna yang lebih terkait dengan humor dan lelucon.

Istilah "Lord" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pengetahuan atau keahlian tertentu dalam suatu bidang, dan kemudian digunakan secara eksageratif dengan tambahan emoji seperti mahkota untuk menunjukkan kejayaan atau kehebatan seseorang dalam bidang tersebut.

Misalnya, "Food Lord" dapat merujuk kepada seseorang yang ahli dalam memasak atau menikmati makanan, sedangkan "Meme Lord" merujuk kepada seseorang yang sangat ahli dalam membuat dan membagikan meme yang lucu di internet.

Dalam konteks populer lainnya, terdapat juga istilah "Lord" yang berkaitan dengan budaya pop, seperti "Dance Lord" yang merujuk kepada seseorang yang sangat lihai dalam menari, atau "Gaming Lord" yang merujuk kepada seseorang yang sangat mahir dalam bermain game.

Istilah-istilah ini sering digunakan secara santai dan menyenangkan untuk menggambarkan keahlian atau minat seseorang dalam bidang-bidang tersebut.

Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan istilah "Lord" ini sangat tergantung pada konteks dan bisa berbeda-beda dalam setiap budaya atau komunitas.

Istilah ini umumnya digunakan dalam suasana yang santai, tidak resmi, dan terkait dengan candaan serta humor. Penting untuk tidak menganggap istilah "Lord" secara serius atau menyinggung perasaan orang lain ketika menggunakannya.

Secara keseluruhan, arti "Lord" telah mengalami pergeseran makna dari gelar kehormatan tradisional menjadi istilah yang lebih santai dan berhubungan dengan keahlian atau minat seseorang dalam suatu bidang.

 

Suara.com/Rifan Aditya

BACA SELANJUTNYA

Google Disinyalir akan Sajikan Layanan Cloud Gaming via Youtube