hitekno.com - Popularitas Putri Ariani melesat setelah ia tampil mengesankan di ajang pencarian bakat America's Got Talent 2023. Presiden Joko Widodo baru-baru ini mengundang Putri Ariani ke Istana Negara.
Orang nomor satu di Indonesia tersebut turut memberikan uang saku dan hadiah untuk Putri Ariani.
Sebagai informasi, Putri Ariani mendapat banyak pujian setelah memperoleh Golden Buzzer di America's Got Talent.
Putri Ariani merupakan penyanyi pop solo disabilitas netra yang namanya mulai dikenal sejak ajang Indonesia's Got Talent 2014.
Gadis bersuara emas ini dianugrahi Golden Buzzer oleh produser eksekutif acara tersebut, Simon Cowell.
Alih-alih fokus kepada hadiah yang didapat Putri Ariani, netizen justru lebih menyoroti sikap pencipta lagu Loneliness itu. Menurut netizen, sikap Putri Ariani sangat sopan.
"Bapak, terima kasih, bapak. Akhirnya Putri ke sini, terima kasih, pak," ujar Putri Ariani setelah mencium tangan Jokowi.
Selama mengobrol dengan orang nomor satu di Indonesia itu, Putri Ariani juga sangat menjaga etikanya.
"Gimana, capek?" tanya Jokowi.
"Ndak, mboten (tidak), ndak apa-apa," jawab Putri Ariani menggunakan bahasa Jawa halus.
Sikap sopan Putri Ariani itu pun menuai banyak pujian dari warganet, seperti yang terlihat dalam kolom komentar unggahan TikTok @menujuindonesiamaju, Kamis (15/6/2023).
"Salut banget Putri mampu menempatkan posisi di manapun berada," komentar @enii***.
"Begitu luar biasa sekali dek Putri, anak yang sopan dan anggun bisa membanggakan Indonesia juga keluarga," imbuh @suri***.
"Pinter, cantik, dan atittude-nya itu lho, pantas jadi panutan anak-anak muda zaman sekarang," puji @icha***. (Suara.com/Rosiana Chozanah)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia