Sabtu, 20 April 2024
Agung Pratnyawan : Rabu, 07 Februari 2024 | 17:14 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Microsoft berkolabirasi dengan meluncurkan program AI TEACH for Indonesia. Seperti apa program dengan teknologi AI ini?

Maraknya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) di Asia Tenggara telah menjadi kekuatan yang menentukan dan diharapkan akan memberikan kontribusi sekitar USD 1 triliun terhadap PDB Asia Tenggara pada tahun 2030, dengan Indonesia diproyeksi menyumbang USD 366 miliar di antaranya.

Mengakui peran penting AI ini, pelatihan AI menjadi semakin krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Guna mendukung tujuan tersebut dan memberdayakan pekerja serta pencari kerja dalam meningkatkan karier dan bisnis mereka, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Microsoft meluncurkan program AI TEACH for Indonesia.

Program AI TEACH for Indonesia merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan untuk mengembangkan lanskap pendidikan vokasi di Indonesia. Sebagai bagian dari payung besar AI TEACH for ASEAN yang bekerja sama dengan ASEAN Foundation, AI TEACH for Indonesia bertujuan untuk memberikan pelatihan AI kepada 5.000 pendidik yang tersebar di SMK-SMK di Indonsia.

Menggunakan Microsoft AI Trainer Toolkit, program ini akan memungkinkan pendidik untuk mengajarkan konsep-konsep AI secara efektif, serta memperkenalkan Microsoft dan LinkedIn Career Essentials in Generative AI kepada siswa; membekali mereka dengan keterampilan utama untuk menyelesaikan kursus dan mendapatkan sertifikasi.

Dengan kolaborasi bersama lembaga local nonprofit, lembaga tenaga kerja, dan pemerintah, AI TEACH for Indonesia dimulai dengan memberikan pelatihan bagi 5.000 pengajar SMK terlebih dahulu (training of trainers). Para pengajar selanjutnya akan melatih 300.000 murid SMK, dan mendampingi sedikitnya 60.000 murid untuk memperoleh sertifikasi penyelesaian.

Harapannya, para murid dapat memperoleh peluang kerja dan pendidikan yang lebih baik, sembari membawa perubahan positif kepada sistem pendidikan vokasi, dengan mengintegrasikan keterampilan AI yang sesuai kebutuhan industri.

"Plan Indonesia berkomitmen untuk memastikan kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dapat dikuasai oleh semua, termasuk guru dan murid SMK, terutama mereka dari keluarga rentan. Sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan akses terhadap ketenagakerjaan bagi kaum muda, khususnya perempuan, dalam setahun mendatang, kami akan bekerja sama dengan guru dan institusi pendidikan kejuruan untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja digital," ujar Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia.

Untuk mendukung training-of-trainers, hackathon nasional juga akan diselenggarakan di Indonesia. Hackathon ini bertujuan meningkatkan antusiasme di kalangan pengajar untuk mengintegrasikan keahlian mereka dalam Generative AI ke dalam metode pengajaran.

Setelah itu, akan diadakan sesi roundtable kebijakan pendidikan vokasi tingkat Asia Tenggara tentang AI untuk mengundang pembuat kebijakan, ahli AI, dan lembaga nirlaba dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia menyampaikan, "Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Plan Indonesia untuk memastikan semakin banyak individu di Indonesia memiliki keterampilan yang diperlukan untuk berkembang di era AI. Bersama-sama, kita akan berupaya menutup kesenjangan keterampilan, memberikan peluang untuk kesuksesan, menciptakan nilai ekonomi baru berbasis AI, dan memberdayakan para pengusaha masa depan—dimulai dari hari ini."

BACA SELANJUTNYA

Opera Luncurkan Browser Versi Baru, Usung Fitur ala Microsoft Edge