hitekno.com - Seperti yang telah diketahui sebelumnya, manusia pernah mencapai Bulan dan tidak menemukan tanda kehidupan di sana. Namun sebuah teori mengungkapkan bahwa Bulan pernah ada kehidupan sebelumnya.
Bulan saat ini memang mempunyai kondisi yang kering dan mempunyai potensi besar untuk membunuh kehidupan organisme. Hasil penelitian terbaru mengungkapkan bahwa Bulan ternyata "lebih basah" dari yang diperkirakan ilmuwan sebelumnya.
Dilansir dari Gizmodo, penelitian dan spekulasi pendapat itu berasal dari dua orang ilmuwan yang bernama Dirk Schulze-Makuch dari TU Berlin dan Ian Crawford dari University of London.
Penelitian mereka telah dipublikasikan dalam jurnal Astrobiology dan dapat diakses secara gratis oleh publlik.
Periode kehidupan itu kemungkinan terjadi setelah formasi Bulan bertabrakan dengan Bumi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu setelah periode vulkanisme. Kedua ilmuwan tersebut berspekulasi bahwa peristiwa tersebut menghasilkan atmosfer Bulan yang tipis.
Para peneliti menekankan bahwa kelayakhunian suatu obyek luar angkasa membutuhkan lebih dari sekedar kehadiran atmosfer dan air yang cair. Salah satu persyaratan tersebut adalah keberadaan senyawa organik.
Meskipun penelitian tersebut tidak menghadirkan data yang baru, itu adalah sintesis menarik karena ternyata Bulan lebih basah daripada yang diungkapkan oleh banyak penelitian sebelumnya.
Rencana NASA untuk mengirimkan manusia kembali lagi ke Bulan nampaknya akan menghasilkan ilmu yang baru atau bahkan mendukung bukti penelitian Bulan pernah ada kehidupan sebelumnya.
Berita Terkini
-
7 Fenomena Langit Agustus 2026, Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan