hitekno.com - Sebuah lukisan erotis kuno ditemukan di reruntuhan Pompeii dan ilmuwan memperkirakan bahwa lukisan itu telah terkurbur selama 2 ribu tahun.
Arkeolog menemukan lukisan erotis itu terkubur di antara reruntuhan gunung Vesuvius.
Berdasarkan penelitian yang ada, lukisan erotis kuno menggambarkan mitos Yunani dan peperangan legendaris yang menyertainya.
Temuan ini diyakini telah menjadi bagian dari dekorasi di dinding kamar tidur keluaga kaya di Pompeii pada saat itu.
Namun nahas, kamar beserta perabotan dan lukisannya itu terkubur akibat letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M. Letusan Gunung Vesuvius menjadi peristiwa paling mematikan di dalam sejarah Eropa.
Dalam peristiwa tersebut, Gunung Vesuvius memuntahkan awan dan gas mematikan setinggi 33 km dan debu panas dengan laju 1,5 juta ton per detik.
Kota Italia kuno tersebut langsung terkubur di bawah abu vulkanik yang sangat tebal setelah peristiwa itu terjadi.
Ilmuwan menjelaskan bahwa terdapat benda-benda kuno yang terselamatkan karena kurangnya udara dan kelembabapan yang ada.
Meski sudah terkubur selama 2 ribu tahun, lukisan legendaris yang menampilkan adegan erotis antara seekor angsa dan seorang perempuan dapat diselamatkan oleh ilmuwan.
Dikutip dari Express, lukisan erotis kuno dari Pompeii ini menggambarkan dewa Yunani Zeus yang menyamar sebagai angsa.
Berkat hubungan tersebut, ia melahirkan beberapa keturunan termasuk Clytemnestra, si kembar Castor dan Pollux dan Helen of Troy.
Helen merupakan istri Raja Menelaus Sparta dan termasuk tokoh utama yang menyebabkan perang legendaris, Perang Troya.
Penemuan lukisan erotis kuno ini sangat diapresiasi oleh para ilmuwan karena mengungkap karya seni yang sudah ada sejak ribuan tahun silam.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?